Rumah Singgah di SongEn Na'a
Antusias Masyarakat Desa Long Ketaman Bangun Rumah Singgah di SongEn Na'a
Long Ketaman – Antusiasme masyarakat Desa Long Ketaman terlihat dalam pelaksanaan pembangunan rumah singgah di kawasan SongEn Na'a. Pembangunan rumah singgah berukuran 3 x 6 meter ini merupakan salah satu program desa yang dilaksanakan secara swakelola dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Melalui sistem swakelola, masyarakat bersama pemerintah desa bergotong royong melaksanakan seluruh tahapan pembangunan, mulai dari persiapan lokasi, pengangkutan material, hingga proses pendirian bangunan. Semangat kebersamaan dan kekompakan warga menjadi kunci utama dalam menyukseskan program tersebut.
Rumah singgah ini dibangun untuk memfasilitasi masyarakat yang memiliki kepentingan di kawasan SongEn Na'a, khususnya bagi warga yang melakukan kegiatan usaha maupun mencari hasil alam seperti hasil hutan dan sumber daya alam lainnya. Dengan adanya rumah singgah, masyarakat memiliki tempat yang layak untuk beristirahat atau menginap apabila aktivitas mereka mengharuskan berada di lokasi lebih dari satu hari.
Keberadaan rumah singgah diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama menjalankan aktivitas di kawasan SongEn Na'a. Selain sebagai tempat beristirahat, bangunan ini juga dapat menjadi sarana berkumpul dan mempererat kebersamaan antarwarga yang beraktivitas di wilayah tersebut.
Kepala Desa Long Ketaman menyampaikan bahwa pembangunan rumah singgah merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam menyediakan sarana pendukung yang bermanfaat bagi masyarakat. Pelaksanaan secara swakelola juga menjadi upaya untuk memberdayakan masyarakat melalui semangat gotong royong, sehingga hasil pembangunan benar-benar menjadi milik bersama dan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga.